Ritual tawar menawar sebenarnya sudah hal yang lumrah dalam transaksi jual beli. Sah-sah aja kalau menawar pada penjual asalkan tidak di mall atau toko yang sudah mencantumkan harga pas. Bisa-bisa mendapat lirikan maut dari pelayan yang misal dalam komik pasti sudah muncul awan diatas kepalanya dengan teks,”Ini pembeli gak punya uang belagu mau belanja”, hahaha…
20.9.14
Tips Menawar Barang ala Mak Irits
21.6.14
Pengalaman Pertama
Tersesat di blog Taman Baca Joglo karena judulnya? Wikikkkkikkkk….
Sugeng Rawuh alias Selamat Datang ;)
Meskipun tersesat, sungguh tiada maksud hati untuk membuat manyun. Aku bakalan tetap cerita tentang pengalaman pertama koq. Asli pengalaman yang tidak biasa seperti lirik lagu alm. Alda Risma.
***
Ku temukan dia di belakang. Ya…lokasi terbelakang di kelasku. Mencoba berdiri tegar, beberapa miring bersandar bahkan ada pula yang rebahan tertindih satu sama lain. Kesamaan yang kulihat dalam diri mereka adalah satu, BERDEBU. Aku berjalan mendekati mereka. Mencoba menyentuh dengan hati ragu-ragu. Bagaimana kalau aku tiba-tiba bersin di depan mereka? Apakah mereka akan tahan dengan sentuhanku? Jemariku menggantung dan tiba-tiba …
![]() |
| Pustakawan (source: google) |
10.2.14
RESENSI BUKU: WONDERFUL HUSBAND, MENJADI SUAMI DISAYANG ISTRI
Judul Buku : Wonderful Husband, Menjadi Suami Disayang Istri
Penulis : Cahyadi Takariawan
Penerbit : Era Adicitra Intermedia
Tahun Terbit : 2013
Tebal Buku : xxi – 314 Halaman
Ukuran: 14,5 cm
ISBN : 978-602-1680-03-2
Harga Buku: Rp 55.000,-
Sinopsis
Setiap istri pasti mendamba suami yang ideal. Ideal bukan berarti sempurna. Ideal adalah proses dan usaha “menjadi”, bukan “hasil jadi”. Buku ini mengajak para suami untuk senantiasa memperbarui makna janji, ikrar, ikatan dan akad saat prosesi pernikahan agar menjadi suami ideal, suami yang sayang istri, suami yang disayang istri.
- – ** –
10.9.13
TEASER BUKU: SEJENAK HENING
Judul teaser buku “Sejenak Hening” berhasil membuat Fenny terdiam beberapa saat. Ketika beranjak ke halaman dua, Fenny menemukan kalimat pengenalan:
“buku ini tentang meluangkan waktu sejenak untuk diam, tetapi
merupakan pergerakan untuk tenang. karena saat ada tenang maka akan
ada yang menemanimu untuk MENANG.”
10.4.13
Teaser Buku: Cenat-Cenut Reporter
Pinter ngomong, penampilan oke dan percaya diri. Tiga kriteria yang sepertinya jadi syarat mutlak sebagai reporter. Tapi ternyata ada syarat lain lhooo yang harus dimiliki seorang reporter. Entah apa perbedaaanya dengan wartawan, yang pasti di mata Fenny, seorang reporrter adalah profesi yang harus tahan banting dan tebel muka. Bahasa kerennya MUST HAVE ITEM :D
Sebenarnya ini berkaca pada pengalaman Fenny saat jadi wartawan dan ketua pembuatan majalah sekolah. Lingkup yang dijelajahi sangat kecil dan orang-orang yang diburu pun sebenarnya sudah biasa ditemui. Namun ternyata itu bukan jaminan semuanya mulus seperti jalan tol.
Sikap narsis bak artis itu ternyata hak semua orang :D Bagaimana jika tiba-tiba sosok yang begitu dikenal sehari-hari di sekolah tiba-tiba menjadi sibuk, jual mahal dan “centil” [red: biasanya kalau yang diwawancarai siswi atau guru perempuan]. Grrrrrr…rasanya gemes bukan kepalang.
Langganan:
Postingan (Atom)


